Diduga dari Gas Beracun Kapal, 3 ABK Tewas dan 1 Kritis

- 24 April 2024, 13:02 WIB
Evakuasi jenasah ABK
Evakuasi jenasah ABK /


KABARINDRAMAYU -  Tragis menimpa tiga pekerja kapal di Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon. Mereka kedapatan meninggal dunia di dalam palka kapal. Diduga kematiannya disebabkan karena menghirup gas beracun di kapal tersebut.

Diperoleh keterangan, ketiga korban meninggal itu bernama Dayono (40 tahun) alamat Kampung Samadikun Kelurahan Kebon Baru Kecamatan Kejaksaan Kota Cirebon. Asep Syaefeulah, (45) alamat RT/RW 04/06 Desa Balad Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, dan Hamlan (40) pekerjaan ABK Kapal, alamat sesuai KTP Desa Sekoci Kec. Besitang Kab. Langkat Sumatera Utara.

Selain tiga korban meninggal, hingga saat ini masih terdapat satu pekerja dalam kondisi kritis. Dia adalah Adil Susanto (39) warga RT/RW 04/06 Desa Balad Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon.

Para korban itu diduga mengalami keracunan gas di dalam palka Kapal Motor Aji Citra Samodra yang sedang bersandar di Pelabuhan Perikanan Nasional (PNN) Kejawanan, Kota Cirebon, Selasa 23 April 2024.q

Menurut keterangan saksi Nono Sukirna, kejadian diketahui saat Hamlan pada pukul 09.45 WIB memberitahukan bahwa Dayono berada di bawah palka dengan kondisi tidak sadar. Kemudian secara bersama mereka mendatangi KM Aji Cirtra Samodra tersebut dan terlihat Dayono sudah tergeletak berada di bawah Palka.

Saat itu, Hamlan dan Nono pun lantas turun ke dalam palka kapal tempat bunker minyak solar. Namun ketika sudah berada di dalam, Nono merasa sesak nafas dan meminta bantuan.

Tidak lama Adil turun kebawah palka, dan saat di dalam juga merasa lemas. Kondisi serupa berulang pada Asep yang berusaha menolong ke dalam.

Selanjutnya setelah dicek kembali pada pukul 15.40, ternyata masih ada satu korban lagi didalam palka kapal tersebut yang diduga Hamlan.

Pihak kepolisian masih berupaya melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kerja di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Kota Cirebon.

Halaman:

Editor: Hasto Kristanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah