Bey Machmudin : Bupati Wali Kota untuk Memperketat Izin Study Tour , Mengapa SMPN 1 Losarang Bisa Lolos!

- 19 Mei 2024, 08:27 WIB
SMPN 1 Losarang
SMPN 1 Losarang /

KABARINDRAMAYU - Kecelakaan yang melibatkan bus study tour sekolah di Subang, Jawa Barat, membuat pemerintah memberlakukan peraturan ketat. Sejumlah daerah di Indonesia langsung mengeluarkan larangan dan imbauan untuk sekolah tentang study tour.

Beberapa pejabat pun mengatakan bahwa study tour yang dilaksaakan oleh sekolah seharusnya lebih mementingkan aspek edukasi dan kebudayaan.

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengimbau Bupati/Wali Kota untuk memperketat izin pelaksanaan study tour yang dilaksanakan satuan pendidikan di wilayah masing-masing.

Imbauan tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE), tanggal 12 Mei 2024. Dalam SE tersebut Pj Gubernur Jabar mengimbau para Bupati dan Wali Kota memperhatikan tiga hal dalam pelaksanaan study tour.

Diimbau bahwa study tour dilaksanakan di dalam kota melalui kunjungan ke pusat perkembangan ilmu pengetahuan, pusat kebudayaan, dan destinasi wisata edukatif loka

Namun aneh SMP Negeri 1 Losarang bisa melaksanakan studi tour tersebut yang dilaksanakan pada Jumat 17 Mei 2024. Kemarin 

Pantauan Kabarindramayu pada Jumat 17 Mei 2024. petang kemarin, kendaraan bus terparkir di halaman sekolah dengan spanduk di depan mobil Wisata edukasi SMP Negeri 1 Losarang Kabupaten Indramayu goes to Jogjakarta.

Salah satu guru SMP Negeri 1 Losarang yang mengaku namanya Narudin menjelaskan bahwa studi tour ini dengan tujuan Jogjakarta, saya ma sebagai guru bukan sebagai panitia artinya disini saya tidak berhak untuk menjawab, yang berhak ada lagi soalnya panitia bukan guru 

Sementara menurut salah satu orang tua wali murid Ali warga Desa Santing Kecamatan Losarang mengatakan bahwa dirinya mengantar anaknya yang mengikuti studi tour, dirinya di kenakan biaya sebesar Rp 800.000 untuk tujuan Jogjakarta.

Halaman:

Editor: Budi Supri Yanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah