Hujan Turun Antara Tangis Menyelimuti, Emak Darsem Rumah Dijadikan Parkir Air Hujan

- 14 Mei 2024, 06:31 WIB
Suasana malam hujan rumah emak Darsem Tergenang air
Suasana malam hujan rumah emak Darsem Tergenang air /Yanto kabar Indramayu /

KABARINDRAMAYU - Sebagian orang khusus petani menunggu - nunggu dengan datangnya hujan karena bisa membasahi ladang sawah.

Namun tidak bagi Darsem (56) tahun , earga Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, yang merupakan seorang janda di tinggal mati suaminya. Merasa sedih kalau hujan lantaran rumah tergenang air kalau hujan tiba.

Menurut Darsem iya kalau hujan turun, rumah saya tergenang air tapi kalau hujan reda air hilang sendiri 

Menurut Darsem kalau yang lain rumah kan tinggi- tinggi jadi kalau hujan turun engga bakal air masuk rumah jelasnya kepada kabar Indramayu Pada Selasa 14 Mei 2024. Dini hari

Kami ( Red Darsem) hanya wong cilik pak, hanya bisa pasrah saja dan  harus bagaimana rumah kalau hujan kebanjiran.

"Bukan hari ini saja kalau hujan kebanjiran artinya ini sudah biasa kami melihat rumah saya kebanjiran."

Mending kalau hujan siang, ini malam pak artinya kami harus menguras air malam- malam,  air yang masuk ke dalam rumah.

Bayangkan orang lain lagi asyik - asyik nya tidur kita disini menguras air yang masuk ke dalam rumah capek pak rasanya

Saya si berharap ada pemerintah desa yang perduli dengan semua ini artinya letak pembuangan saluran air mohon untuk di kontrol, kalau macet kami dari warga siap untuk gotong royong membersihkan saluran air nya.

Halaman:

Editor: Budi Supri Yanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah