Blengep Cotot, Makanan Melegenda Khas Indramayu

- 15 Mei 2024, 17:22 WIB
Kue blengep cotot
Kue blengep cotot /

KABARINDRAMAYU - Kenyal, bulat, dan putih. Tiga kata tersebut mungkin bisa menggambarkan wujud blengep cotot, kudapan khas Indramayu, Jawa Barat. Dari warna, bentuk, serta isiannya sekilas bakal mengingatkan pada peler bedebu.

Tidak seperti peler bedebu yang masih berkerabat dengan klepon, blengep cotot ini sejatinya lebih mirip bakpao. Namun versi mini. Perbedaan lain dengan bakpao pun ada pada bahan dasarnya yang menggunakan ubi.

Dimana ubi tersebut berperan sebagai adonan tepung di bagian luar. Pertama-tama, ubi direbus dan ditumbuk hingga halus, lalu dipipihkan. Di bagian tengah, diisi dengan taburan gula merah. Selanjutnya digulir-gulir sampai adonan tersebut membentuk bulatan seperti bakpao.

Untuk membuat adonannya tidak saling menempel, maka ketika membuatnya mesti diolesi dengan sedikit minyak. Baru setelahnya kudapan yang dominan bercita rasa manis ini bisa disantap dan dinikmati.

Nama unik blengep cotot bukan hanya sekadar nama biasa, melainkan mengandung filosofis. Pada saat dimasukkan ke dalam mulut, dinamakan 'bleng'. Lalu lidah menyambut dan menyahut dinamakan 'lep'. Maka terciptalah blengep.

Sedangkan cotot bermula pada saat mulut mengunyah kudapan ini, keluar lumer gula yang menjadi isiannya.

Alhasil, orang Indramayu menyebutnya cotot yang berarti keluar. Kendati demikian, tidak diketahui siapa yang pertama kali menamai kudapan tersebut.

Kue blengep cotot ini disinyalir sudah ada sejak masa lalu. Kue ini diyakini sebagai warisan turun-temurun dari para leluhur dan disebut-sebut sebagai salah satu kudapan Indramayu yang melegenda.

Namun sayangnya, kue blengep cotot ini sudah sangat jarang dijumpai, baik di pasar maupun toko-toko kue. Jika penasaran, kue ini masih bisa dijumpai di pasar bangkir, Kabupaten Indramayu, dan dibanderol seharga Rp1.000 per buah.***

Editor: Budi Supri Yanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah