Pj Kuwu H.Tarman S.E Pimpin Acara Adat Mapag Tamba di Desa Santing Indramayu

- 18 April 2024, 18:19 WIB
H Tarman (berdiri) bersama masyarakat desa Santing kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu
H Tarman (berdiri) bersama masyarakat desa Santing kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu /

KABARINDRAMAYU - Tradisi mapag tamba merupakan ritual tahunan masyarakat petani di Desa Santing , Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu

Berupa penyiraman air suci ke area perbatasan desa dan persawahan milik warga guna menghindari serangan hama dan menjadikan hasil panen yang maksimal.

Awak media pun mencoba menelisik apa maksud Tradisi mapag tamba di Desa Santing yang konon sudah ratusan tahun menjadi warisan budaya leluhur sebagai syarat dengan tujuan agar desanya terhindar dari bencana dan juga segala hama penyakit padi.

Seperti dikonfirmasi awak media KabarIndramayu Kepada Pj Kuwu Santing H.Tarman S.E., mengatakan, bahwa tujuan mapag tamba ini sebenarnya menyangkut hajat orang banyak,

Yaitu ucapan syukur, sekaligus memohon doa keselamatan bagi warga, termasuk untuk tanaman padi para petani jauh dari hama dan bencana, supaya pertaniannya berhasil.

“Tujuannya memberikan obat pada tanaman padi yang sudah di tanam masyarakat desa kami kang."

Agar tumbuh sehat dan menghasilkan panen yang memuaskan. Begitu juga masyarakatnya di berikan kesehatan. Katanya Pada Kamis 18 April 2024

H.Tarman menjelaskan, mapag tamba merupakan budaya lokal khas Indramayu, khususnya masyarakat agraris atau petani. Mapag tamba ini juga sangat kental dengan kesakralannya. 

Dalam pelaksanaannya, mapag tambah diartikan sebagai upacara untuk mengusir penyakit dengan cara membawa air obat yang sudah dimasukan dalam bumbung bambu di batas Desa.

Sampai sekarang tradisi ini masih terjaga, namun di beberapa wilayah memang sudah hilang. Oleh karenanya kita ingin agar mapag tamba bisa terpublikasikan luas agartetap lestari.***

Editor: Budi Supri Yanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah